Halo Sobat AKMI!
Setelah sekian lama, alhamdulillah kita bisa berjumpa kembali melalui tulisan ini. Sob, pernah gak sih ketemu sama orang kalo kita ada di sekitarnya tuh ngerasa nyaman dan adem gitu? bukan karena ada kipas angin apalagi AC ya hehe, tapi karena sikap rendah hatinya. Nah, kamu udah tahu belum makna dari sikap rendah hati? yuk simak penjelasannya!
Rendah hati atau dalam bahasa Arab tawādhu, artinya ialah suatu sikap menyadari keterbatasan kemampuan dan ketidakmampuan diri sendiri, sehingga dengannya seseorang tidaklah mengangkuh, dan tidak pula menyombong. Buya Hamka menyatakan bahwa sifat ini membuat orang yang memilikinya tidak mencampuri urusan yang tak ia pahami, tahu membatasi diri pada bidang yang ia ilmui. Terus apa aja manfaat dari sikap rendah diri itu?
Ada banyak manfaat menjadi orang yang rendah hati, diantaranya:
1. Terhindar dari rasa sombong
Seorang manusia seperti kita gak punya hak buat ngerasa sombong dan ngerasa lebih baik dari manusia-manusia lainnya. Kesombongan itu sikap tercela yang cuman bisa merugikan diri kita sendiri.
2. Hati tenang dan bahagia
Seseorang yang memiliki sikap rendah hati, cenderung akan merasa lebih tenang dan bahagia. Kamu akan lebih bisa mengontrol emosi dan berpikiran positif. Selain itu juga, dengan sikap rendah hati, kita juga bisa terhindar dari rasa gelisah yang berlebihan.
3. Banyak teman
Wah ini sih pasti ya sob, sikap rendah hati memungkinkan seseorang memiliki banyak teman. Sikap ini akan memudahkan kita untuk diterima di lingkungan sosial baik di pertemanan maupun perkumpulan masyarakat lain.
4. Dicintai dan dihormati
Sikap rendah hati ini bikin orang-orang nyaman jadi memungkinkan kita dicintai dan dihormati oleh orang-orang sekitar.
5. Membantu pengembangan diri menjadi lebih baik
Udah bisa punya banyak teman, dihormati sama lingkungan sekitar, merasa tenang, itu baru beberapa sisi positif dari sikap rendah hati, Sob. Selain itu, kerendahan hati juga berdampak baik loh untuk pengembangan diri karena kita jadi fokus sama diri sendiri, gak haus validasi dan ngurusin orang lain.
Eits, menjadi pribadi yang baik juga bukan hanya dengan punya sikap yang rendah hati aja nih Sob, tetapi juga harus bisa menjaga lisan saat berbicara. Kenapa sih menjaga lisan itu sangat dipenting dan diperlukan?
Lisan bisa menjadi kebaikan bisa juga menjadi keburukan untuk diri kita sendiri apabila tidak pandai menjaganya. Dengan menjaga lisannya, seseorang akan terhindar dari berbagai masalah seperti pertengkaran dan kebencian. Kita ambil contoh, di televisi atau media sosial, marak kasus pembunuhan tidak jarang terjadi karena masalah ketersinggungan. Itu termasuk salah satu akibat tidak menjaga lisan dengan baik, naudzubillah, semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah ya.
Mengutip dari laman Akurat.co, dalam Islam, menjaga lisan merupakan akhlak yang begitu sangat ditekankan. Berbicara dengan sopan tak hanya mencerminkan kualitas seseorang, tetapi juga membangun hubungan yang erat di antara individu dalam masyarakat. Keberhasilan suatu masyarakat tidak hanya tergantung pada ekonomi, tetapi juga pada nilai-nilai moral yang diterapkan oleh individu. Oleh karena itu, ada beberapa alasan pentingnya menjaga lisan menurut Al Quran dan hadits dalam kehidupan. Dalam konteks ini, Islam memberikan panduan yang jelas mengenai pentingnya menjaga lisan:
1. Diampuni dosa sekaligus memperbaiki amal
Menjaga lisan akan membuat seseorang tidak sibuk mengomentari urusan orang lain, dan bisa fokus melihat ibadahnya sendiri. Dengan demikian, ia menjadi lebih baik serta diridhai Allah Swt. Selain itu, menjaga lisan akan menghapus dosa-dosa kaum muslim.
Ayat tentang menjaga lisan, terutama yang berkaitan dengan manfaat dihapuskannya dosa, terdapat dalam Surah Al-Ahzab ayat 70-71 yang artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar. Niscaya Dia [Allah] akan memperbaiki amal-amalmu dan mengampuni dosa-dosamu. Siapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, sungguh, dia menang dengan kemenangan yang besar," (QS. Al-Ahzab [33]: 70-71).
2. Mendapatkan jaminan masuk surga
Seorang muslim yang dapat menjaga lisannya akan mendapatkan jaminan masuk surga. Hadits menjaga lisan dan keutamaannya tentang jaminan surga terdapat dalam riwayat Imam Bukhari sebagai berikut:
“Barangsiapa yang menjamin untukku sesuatu yang berada di antara jenggotnya [mulut] dan di antara kedua kakinya (kemaluan), maka aku akan menjamin baginya surga,” (HR. Bukhari)
3. Selamat di dunia dan akhirat
Orang yang menjaga lisan akan selamat baik di dunia maupun akhirat. Dalam sebuah hadis riwayat 'Abdullah bin Amru, Rasulullah saw. pernah bersabda sebagai berikut:
“Barangsiapa yang diam niscaya ia akan selamat,“ (HR. Tirmidzi, shahih)
4. Sikapnya seseorang menjadi lurus dan istikamah
Lisan yang terjaga akan membuat hidup seseorang menjadi lurus dalam bersikap, serta istiqamah berbuat baik. Rasulullah saw. pernah bersabda dalam riwayat Imam Tirmidzi sebagai berikut:
“Jika manusia berada di waktu pagi, maka semua anggota badannya menyalahkan lisan. Mereka berkata, “Wahai lisan, bertakwalah kepada Allah dalam urusan kami karena sesungguhnya kami tergantung pada dirimu, Jika kamu bersikap lurus, maka kami pun akan lurus. Namun jika engkau menyimpang, maka kami pun akan menyimpang,“ (HR. Tirmidzi).
5. Derajatnya diangkat Allah Swt.
Seorang muslim yang mampu menjaga lisannya akan diangkat derajatnya oleh Allah Swt. Hadits menjaga lisan, terutama berkaitan dengan keutamaan diangkatnya derajat oleh Allah Swt., terdapat dalam hadis riwayat Imam Bukhari.
“Sungguh seorang hamba mengucapkan sebuah kalimat yang Allah ridhoi, yang dia tidak memperhatikannya, namun dengan sebab itu Allah mengangkatnya beberapa derajat,“ (HR. Bukhari).
Barakallah Fiikum***
Penulis: Dwi Intan.W., Fauziah.R.
Editor: Istia Nufus
Referensi:
Akurat.co. (2023, desember 18). ketahui-pentingnya-menjaga-lisan-menurut-al-quran-dan-hadis.
BASNAZ.go.id. (2024, Oktober 02). Sifat-Nabi-Muhammad:-Karakter-Mulia-yang-Harus-Diteladani.
id.wikipedia.org. (2023, september 22). Kerendahan Hati.
MUI.or.id. (2022, februari 20). Jagalah_Perkataan_Maka_Akan_Terjaga_Perasaan_Dan_Tatanan.

Tidak ada komentar: